Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

27 Nov 2013

Perjuangan Suro Listrik di IEMC


Pada tanggal 14-17 Nopember kemarin diadakan IEMC (Indonesia Energy Marathon Challenge) yang berlangsung di Taman Kenjeran. IEMC adalah perlombaan yang diadakan untuk menguji kemampuan merancang dan membangun kendaraan yang aman, irit dan ramah lingkungan. Kegiatan ini dapat diikuti oleh seluruh universitas/institut/politeknik di Indonesia yang memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh panitia. Salah satu Tim dari peserta IEMC ada dari jurusan kami yaitu D3 Teknik Elektro atau D3TEKTRO. D3TEKTRO mengeluarkan salah satu motor andalanya yang memiliki tenaga listrik. Dan namanya adalah "Suro Listrik" yang artinya adalah Hiu Listrik. Suro Listrik adalah mobil buatan jurusan D3TEKTRO ITS yang menggunakan tenaga listrik. Mobil ini memiliki tubuh yang kecil tapi kecepatanya sangat hebat. Warna Suro Listrik dominan bewarna biru dan putih yang mengartikan D3TEKTRO. Perjuangan Suro Listrik dalam perlombaan ini cukup membanggakan, walaupun tidak mendapatkan predikat juara tapi Suro Listrik akan terus maju menjadi yang terbaik. Berikut gambar-gambar dari Suro Listrik:

Tahap uji coba dan persiapan


Meluncur..........!!!



13 Nov 2013

Renungan Suci Mahasiswa Sepuluh Nopember di Malam 10 November




Hari Pahlawan tahun ini kembali diperingati dengan renungan suci mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Renungan suci sekaligus malam refleksi tersebut berlangsung di kawasan Tugu Pahlawan, Sabtu (9/11). Bambang J. Pramono atau biasa disebut Cak Gembos, salah satu pengisi acara, menuturkan bahwa aktivitas renungan dan refleksi ini dimulai pada tahun 1993. Hari Pahlawan menjadi momen penting bagi mahasiswa ITS kala itu untuk menyatakan perlawanan terhadap pemerintah. “Lebih dari 4.000 mahasiswa ITS ikut (renungan suci) saat itu. Namun, saya cukup terharu tradisi ini masih dijaga dan ada 400-an mahasiswa yang bisa hadir malam ini.”

Dalam kesempatan yang sama, Bambang mengungkapkan bahwa tujuan gerakan mahasiswa harus sejalan dengan cita-cita rakyat sehingga gerakan mahasiswa bisa sinergis dengan rakyat. “Dahulu pernah saat kami demonstrasi di perempatan Kampus A Unair, ABRI datang dan segera berlari menangkap kami. Tetapi kami menghindar ke pemukiman dan disembunyikan rakyat,” begitulah gambaran yang Bambang berikan tentang sinergitas.

Hadir pula dalam renungan suci, mantan Rektor ITS, Prof. Soegiono. Pria yang pernah mendampingi langsung mahasiswa ITS saat demonstrasi 1998 ini mengingatkan bahwa perguruan tinggi harus menjadi kekuatan moral untuk mengawal bangsa. Alumni perguruan tinggi dan semua entitas di perguruan tinggi harus berpikir bebas berdasarkan moralitas dan ilmu pengetahuan, bukan menjadi ABS (asal Bapak senang) atau Yes Man. “Perguruan tinggi harus independen dan otonom!” tegas Soegiono.

Tidak hanya diisi orasi dari para mantan aktivis pergerakan mahasiswa, acara ini juga diisi dengan pentas kesenian yang kental nuansa kebangsaan. Tiga buah lagu dipersembahkan oleh punggawa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik: Indonesia Pusaka, Surabaya Oh… Surabaya, dan Bendera. Performansi apik dari UKM Musik menambah gairah para mahasiswa di malam itu.

Tidak ketinggalan, ditampilkan pula pembacaan puisi oleh Ketua Dewan Kesenian Jawa Timur, Desemba. Alumni ITS yang berkarier di luar bidang keteknikan ini membawakan “Indonesia Salah Arah” yang menggambarkan kondisi Indonesia yang berada di jalur yang salah dalam melaksanakan kemerdekaan. Dalam puisi tersebut digambarkan jalan kemerdekaan adalah sebuah Jembatan Emas yang menghubungkan pangkal kemedekaan di tahun 1945 dan ujung yang berupa tujuan Indonesia Merdeka. Sayangnya, jembatan emas itu kini hitam legam karena berbagai kesalahan yang bangsa ini perbuat. Namun, puisi tersebut kemudian disusul dengan “Indonesia, Kubalut Lukamu” yang menandakan masih ada harapan dan mimpi besar untuk mencapai Indonesia yang sesuai dengan tujuan kemerdekaan.

Di akhir renungan, Yoga Widhia (mantan Menteri Sosial Politik BEM ITS) berpesan kepada para penerus pergerakan mahasiswa ITS, “Jangan konfrontasikan antara tugas akademik dengan kewajiban kita untuk dekat dengan akar-akar permasalahan bangsa. Aktivis bukanlah orang bodoh, aktivis bukanlah orang dengan IPK pas-pasan, jangan menjadikan alasan nilai jelek karena menjadi aktivis, karena kita tidak ingin bangsa Indonesia ini ke depannya dipimpin oleh orang-orang bodoh.”


Sumber: http://regional.kompasiana.com/2013/11/12/renungan-suci-mahasiswa-sepuluh-nopember-di-malam-10-november-607377.html

3 Nov 2013

Mlaku - Mlaku Nang Tunjungan Mbarek ITS

Dies Natalis hanya diselenggarakan di area kampus? Itu sudah biasa. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuatnya luar biasa nih guys. Mereka mengadakan dies natalis yang dirayakan dengan seluruh masyarakat.

Dies Natalis ITS ke-53 kali ini akan diselenggarakan besar-besaran. Rencananya, salah satu rangkaian acara bertajuk Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan Mbarek ITS akan digelar di lokasi yang strategis pada Minggu (3/11/2013).

Pada hari tersebut, sepanjang Jalan Tunjungan akan ditutup seharian demi acara tersebut. Acara ini rencananya akan dibuka tepat pukul 16.00 WIB. Tamu undangan istimewa, Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini akan menjadi pemukul gimmick kentongan maupun gong.

"Beliau langsung menyambut positif gagasan kami, apalagi ini juga mengangkat tema heritage Surabaya," tukas Ketua Panitia Dies Natalis ITS ke-53 Dr Ir Hidayat Soegihardjo Masiran MS, seperti dikutip dari laman ITS, Jumat (1/11/2013).

Menurut dia, ide mula acara ini sebenarnya berasal dari pertemuan dengan alumni Arsitektur tersebut. Konsep acara pun menjadi acara "kolosal" ITS. Sebanyak 110 stan berukuran sembilan meter persegi disediakan oleh panitia.

Ditambahkan dia, 40 stan untuk elemen Kampung ITS dan sisanya untuk Pasar Rakyat. Sementara Kampung ITS sendiri, akan dipakai oleh jurusan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), hingga Badan Kordinasi, Pengendalian, dan Perencanaan Program (BKPKP).

Sedangkan untuk pasar rakyat akan digunakan oleh para anggota Usaha Kecil Menengah (UKM) hasil binaan Pemkot serta beberapa kelompok penjual makanan khas Jawa Timur.

Adapun alasan dipilihnya Jalan Tunjungan dipilih sebagai tempat acara ini. Pertama, Jalan Tunjungan merupakan salah satu ikon Kota Surabaya. Dengan begitu, acara ini bisa ikut menjaga heritage Surabaya.

Kedua, karena lokasinya yang dekat dengan masyarakat Surabaya. "Terakhir, jalan ini juga cocok untuk mengenang hari pahlawan 10 Nopember. Bagaimanapun ITS sangat erat hubungannya dengan peristiwa itu," tutur dosen Teknik Sipil ITS ini.

Ia menyebutkan, panitia yang terlibat tidak hanya dari dosen dan keryawan, tetapi juga mahsiswa. Ia juga mengajak semua civitas akademika ITS untuk datang berduyun-duyun ke acara Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan Mbarek ITS.

Tidak hanya untuk meramaikan Dies, tetapi pada acara tersebut juga dapat menjadi ajang hiburan pasca ujian tengah semester. "Lebih dari itu, mahasiswa dapat menjaring koneksi dengan para alumni ITS yang hadir," tutup Hidayat. (ade) 

LKMM PRA TD XI FTI ITS

closing ceremony
INDEKS - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri ITS mengadakan sebuah kegiatan Latihan Keterempilan Manajemen Mahasiswa Pra Tingkat Dasar. Acara yang dilaksanakan selama empat hari ini merupakan sebuah pelatihan yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) mempunyai standarisasi nasional dengan materi - materi yang disampaikan didalamnya. LKMM Pra TD yang diikuti mahasiswa tahun pertama dari sembilan  jurusan di fakultas teknologi  industri ini telah memasuki tahun ke sebelas. Acara yang dimulai hari kamis 

(24/10) dan diakhiri pada hari minggu (27/10)  lebih mendalamai pada urusan manajemen diri . Acara  yang dibuka di  lapangan perpustakaan ITS disambut oleh  sembilan kahima , ka  BEM FTI dan Pembantu Dekan FTI.  Peserta di bagi menjadi  enam region. yang mana setiap region terdapat delapan  distrik. selain di beri materi peserta juga diajak memberikan pendapat untuk diskusi disetiap kelas dan adanya permainan interaktif serta bertemu dengan teeman baru dari satu fakultas membuat pelatihan lima hari ini menjadi tak terasa (bul)

3 Agu 2013

Lika-Liku FRS Online ITS

Siapa yang tidak pernah menggunakan FRS Online? Baik mahasiswa maupun dosen dan pegawai administrasi pasti sudah akrab menggunakan sistem ini. Puncaknya tentu saja saat awal semester baru ketika ribuan mahasiswa ITS berlomba-lomba mengisi daftar mata kuliah yang akan diemban

nya satu semester kedepan.

Kampus ITS, ITS Online - Selidik punya selidik, sebelum ITS menggunakan sistem informasi terintegrasi ini, ada sebuah jurusan yang sudah lebih dahulu menerapkannya. Teknik Mesin, salah satu jurusan tertua di ITS ini memang menjadi pelopor pengisian FRS ke era yang lebih modern. Dibangun oleh alumni Teknik Informatika, sistem FRS ini awalnya hanya digunakan pada lingkup jurusan.

Zaman semakin berkembang, ITS sebagai kampus berbasis teknologi ini pun menerapkan sistem online ini ke jurusan-jurusan lain. Tidak langsung secara serentak memang, pada awal tahun 2005 pun yang menggunakan FRS Online masih sebatas Fakultas Teknologi Informasi, Teknik Mesin, dan Teknik Industri. Karena dalam pelaksanaannya terbukti lebih efektif dibandingkan cara konvensional, lambat laun sistem ini akhirnya digunakan seantero ITS.

Penggunaan FRS Online kini lebih memudahkan mahasiswa dan dosen dalam proses akademik. Dulu sebelum sistem ini ada, mahasiswa masih harus mengisi lembar jawaban komputer untuk kemudian diserahkan ke dosen wali. Kini tinggal duduk manis di depan laptop, klik-klik selama beberapa menit, proses penjadwalan mata kuliah pun selesai.

Efektif dan efisien dalam hal waktu, apalagi dengan sistem real-time saat ini semakin memudahkan kita untuk mengetahui kelas mana yang telah penuh dan segera mengisi kelas lain yang masih kosong. Hal tersebut mempermudah pengalokasian kelas agar tidak terjadi overload atau bentrokan.

Server Sempat Rusak
Masih terngiang di ingatan kita, awal Februari lalu tiba-tiba FRS Online tidak bisa digunakan. Kata-kata miring tentang sistem FRS Online semakin nyaring terdengar. Memang benar soal sistem menjadi lambat pada masa puncak penggunaan. Saat itu, mahasiswa yang belum sempat mengisi jadwal FRS langsung uring-uringan. Wajar saja, masa depan mereka, setidaknya selama satu semester bergantung pada masa pengisian mata kuliah lewat sistem FRS.

Masa perkuliahan sudah dimulai, namun sistem FRS belum kembali seperti semula. Tidak habis akal, jurusan-jurusan pun mengantisipasi dengan absen manual saat di kelas. Untungnya mahasiswa dan dosen masih dapat melanjutkan kegiatan belajar mengajar meski sebagian mahasiswa masih galau tentang nasibnya yang menggantung.

Seminggu setelah terjadinya kerusakan, kabar gembira akhirnya datang. Sistem FRS Online dapat digunakan kembali seperti sedia kala. Semua sivitas akademika menghela napas lega.

Berbagai rumor beredar di kalangan mahasiswa terkait penyebab rusaknya FRS Online. Tim Redaksi ITS Online akhirnya berkesempatan bertemu dengan Dr Eng Febriliyan Samopa SKom Mkom, Ketua Jurusan Sistem Informasi, yang mengambil peran penting dalam membenahi sistem FRS Online ITS.

Komputer dan seperangkat sistem pendukungnya sebagian besar terdiri dari perangkat elektronik. Namun ada beberapa perangkat yang termasuk perangkat mekanik, salah satunya hard disk. Seperti perangkat mekanik pada umumnya, komponen hard disk yang selalu berputar-putar memiliki kemungkinan untuk aus.

Server sendiri mengenal media penyimpanan data dengan sebutan volum. Setiap volum tersebut terdiri dari beberapa hard disk yang kita ketahui adalah perangkat untuk menyimpan data dalam jumlah besar. Di ruang dingin server utama ITS ini terdapat sedikitnya tiga buah volum. Volum pertama terdiri dari dua hard disk. Kedua hard disk ini memiliki data yang sama persis yang berguna sebagai cadangan apabila salah satu hard disk mengalami kerusakan.

Sedangkan pada volum kedua dan ketiga sama-sama terdiri dari tiga hard disk. Entah memang sedang sial, komponen pada hard disk tersebut aus alias rusak secara bersamaan. Tiga hard disk yang rusak tersebutlah yang menyebabkan FRS tidak bisa beroperasi lagi. Jadi masalah ini tidak ada hubungannya dengan tingginya jumlah akses. Traffic yang tinggi memang menyebabkan sistem menjadi lambat, namun tidak ada hubungannya dengan kerusakan sistem ini.

Meskipun rusak, hal ini tidak menyebabkan data-data yang telah dimiliki sebelumnya hilang. Data mahasiswa yang rusak hanya ketika server tersebut down, sehingga data mahasiswa yang mengisi sebelum server rusak masih aman. Kerusakan data ini hanya berimbas pada Fakultas Teknologi Industri, sedangkan pada fakultas lainnya tetap sebagaimana mestinya. Maka dari itu data yang hilang pun tergolong kecil.

Perbaikan Hanya Butuh Sehari
Sistem server yang dimiliki ITS sudah cukup baik dan terstruktur. Selain tiga volum yang berguna sebagai sistem back up apabila salah satu hard disk rusak, ITS juga memiliki penyimpanan data di tempat lain. Data ini di-up date setiap hari, jadi apabila terjadi hal-hal diluar dugaan pada ruang server utama, ITS hanya akan kehilangan data transaksi pada hari itu saja.

Untuk melakukan perbaikan sistem server tidak membutuhkan waktu lama. Hal yang mengulur-ulur waktu adalah pengiriman hard disk oleh developer tempat ITS membeli sistem server. Mungkin ungkapan sudah jatuh tertimpa tangga tepat disandangkan pada ITS kala itu. Komponen pengganti yang biasanya tersedia di Jakarta pun kosong sehingga terpaksa menunggu kiriman dari Singapura.

Untungnya, barang tersebut berhasil dikirimkan dalam waktu satu minggu. Biasanya, komponen pengganti tersebut baru sampai setelah dua minggu. Hal ini dapat terjadi karena hasil lobi dari ITS yang meminta prioritas tinggi agar barang tersebut cepat dikirim terkait urgensitas yang dimilikinya. Sedangkan proses pemasangan hard disk baru itu hanya memakan waktu kurang dari 24 jam.

Hendaknya permasalahan ini dihadapi dengan kepala dingin. Masalah teknis seperti ini pasti terjadi. Sebagian mungkin menumpahkannya dengan hujatan, sebagian lagi tidak. Sekarang tinggal bagaimana kita menghadapinya. Mau pesimis merendahkan kampus sendiri atau optimis dan berpikir solutif?

2 Agu 2013

KM ITS Peduli Maluku

#‎KMITSPEDULIMALUKU‬

Turut berduka cita atas bencana jebolnya bendungan Way Ela, di Maluku Tengah 25/7/2013. 
3 orang dilaporkan masih hilang, 3 orang luka ringan . Sebanyak 470 unit rumah hilang tersapu air bah ketinggian hingga lebih 10 meter di dekat sungai. Bangunan umum lain yang hilang adalah 3 unit SD, 1 TK, 1 SMA, 1 taman pengajian, 1 jembatan, 2 mushola, 1 KUD, 1 puskesmas, 2 sarana air bersih, dan 1 tower. Jumlah pengungsi 5.233 jiwa yang tersebar di Latan (4.287 jiwa) dan Patoi (946 jiwa).


audara-saudara sebangsa dan setanah air, mari kita mengulurkan tangan dengan memberikan bantuan kepada para korban bencana. Bantuan yang diberikan akan sangat bermanfaat untuk saudara kita yang terkena bencana.


Bantuan Anda dapat disalurkan melalui 
Mandiri 156-00-0550098-0
a.n I Gde Agung Chandra

Paling lambat Senin, 5 Agustus 2013 Pukul 09.00

Contact Person :
Rezha 0857 118 519 97
Iga 0856 975 051 06

29 Jul 2013

Sekolah Pengader 2013

Pengkaderan massal (Gerigi 2012)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merupakan salah satu institusi yang tidak hanya menyelengarakan pendidikan tinggi, namun juga melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai dengan tri dharma perguruan tinggi. Pengembangan kemampuan mahasiswa merupakan salah satu program penyelenggaraan pendidikan yang sangat penting di kampus perjuangan ini. Hal ini ditujukan untuk mengembangkan sikap, kepribadian, pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mendukung kegiatan akademik perguruan tinggi. Sebagai institusi yang sudah dikenal oleh masyarakat, kampus perjuangan ini dipercaya mampu mendidik mahasiswa dalam meningkatkan daya penalaran, kemampuan manajerial, menguasai ilmu pengetahuan teknologi, berjiwa penuh pengabdian, bermoral, jujur serta memiliki rasa taggung jawab dan kepedulian yang besar terhadap masa depan bangsa dan negara. Semua aspek tersebut dapat tertanam pada diri mahasiswa ITS melalui proses orientasi yang panjang yang dikenal dengan nama kaderisasi. 

 Namun, dewasa ini kaderisasi yang diselenggarakan di masing-masing HMJ masih mengadopsi sistem lama yang sudah digunakan pada tahun-tahun sebelumnya dan sudah tidak relevan dengan kondisi kekinian ITS. Hal ini menyebabkan kaderisasi tersebut sulit untuk berkembang dan tidak sesuai lagi dengan kondisi psikis maba saat ini. Selain itu, sebagian besar proses kaderisasi di tiap HMJ masih menggunakan metode bentakan dan ancaman. Metode tersebut dirasa kurang tepat terhadap objek kaderisasi yang tidak lain adalah mahasiswa baru yang belum mengerti banyak hal dan masih butuh pendampingan untuk bisa mengikuti arus kehidupan sebagai mahasiswa. Mindset tiap elemen pengader pun berbeda di tiap jurusan, beberapa elemen pengader juga belum sepenuhnya mengerti ranah masing-masing dalam kaderisasi. Semua permasalahan tersebut mengakibatkan menurunnya kualitas kader-kaderpenerus di ITS ini.Oleh karena itu, kami kementerian Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa BEM ITS 2012-2013 merasa perlu mengadakan sebuah pembelajaran kepada para elemen pengader mengenai hal-hal tersebut. Pembelajaran itu akan kami kemas dalam sebuah pelatihan“Sekolah Pengader 2013”.

Kegiatan ini tentunya tidak dilakukan begitu saja tanpa harapan besar ke depannya. Kita melihat kondisi mahasiswa ITS terutama para senior dalam mendidik adik-adik juniornya yang dirasa perlu diperbaiki. Sisi teknis dan filosofis dari kaderisasi itu sendiri menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi ormawa di ITS. Berikut beberapa tujuan sekolah ini.
Sehingga muncullah tujuan diadakannya “Sekolah Pengader 2013” ini :

Memberikan bekal kepada para elemen pengader tentang pengonsepan system kaderisasi yang jelas dan transparan serta relevan dengan kondisi ke kinian ITS.
Membuat para elemen pengader mengerti dan memahami gambaran kaderisasi ideal di ITS.

Selain membawa tujuan besar di atas, sekolah ini juga mengusung sebuah semangat yang termaktub dalam sebuah tema, yaitu adalah “Integritas Pengader”. Integritas pengader dirasa menjadi sebuah momok besar yang masih berkembang di ITS. Muncul beberapa kalimat diantara mahasiswa baru ITS tentang para seniornya, “Mas e lo sok sok an ngomong disiplin, tapi arek e lo sering telatan“. (Kakak itu kok bisa-bisanya bilang disiplin, namun dia sendiri sering terlambat). Juga sering muncul, “Koen iku ngader tapi gak iso dadi conto sing apik gawe adhek-adhekmu!” (kamu itu mendidik namun tidak bisa menjadi teladan yang baik bagi adik-adikmu). Dadi diksi yang beredar itu dapat disimpulkan sebuah permasalahan besar di panitia pengader (senior) dalam mendidik para mahasiswa baru untuk bisa menjadi teladan. Dari itu semua maka ditetapkan tema tersebut di atas.

Sekolah ini dilaksanakan pada Jumat 5 Juli sampai Sabtu 6 Juli 2013 di Kodikmar AL di daerah Wonokromo Surabaya. Para siswa berangkat dari kampus perjuanagn pada pukul 07.15 pagi itu, sebelum berangkat para siswa berolahraga bersama di KPA dr Angka ITS. Perjalanan pun dimulai dengan 3 truk marinir dan 1 buah bus yang diisi 76 siswa yang terdiri dari para ketua himpunan mahasiswa jurusan (HMJ), koordinator steering committee (SC) dan koordinator instructure committee (IC) dari masing-masing jurusan di ITS. Selama sekolah para siswa mendapat materi Hakekat Kaderisasi, Wawasan HDPSDM yang disampaikan oleh ad hoc MUBES IV ITS mas Helmy Yunan Hildanton, Pola pengembangan kemahasiswaan ITS (TKK) oleh ketua BPKHA ITS bapak Bambang Sampurno  Hak Asasi Manusia dan pendidikan oleh Soelistiyanto Soejoso di hari pertama. Pada hari kedua kelas dibagi dalam tiga bagian,yaitu kelas Kahima, SC dan IC. Pada sesi pertama hari ke dua Konsepsi Pengaderan Performance controlling &pengolahan data kualitatif di ruang SC oleh Syarifah Diana Permai, Strong leadership di ruang kahima oleh bapak Tatas,   bahasa tubuh dan bersikap di ruang IC oleh bu Any. Pada sesi kedua disampaikan Grand design OK2BK di ruang SC oleh Adi M Isa’i, Controling Elemen Pengader di ruang kahima oleh Grandis Wawasan teknik pengondisian di ruang IC oleh Ahmad Guntar. Pada sesi ketiga para siswa dikumpulkan di ruang utama untuk berdiskusi tentang Karakter pengader Ideal bersama Dalu Nuzlul Kirom. Di akhir sesi dilakukan Focus Group Discussion / Open Space yang diserahkan pada para siswa untuk berdiskusi tentang komitmen bersama ke depan perubahan apa yang akan dibawa untuk ITS dan Indonesia.

Dalam Sekolah ini dihasilkanlah beberapa komitmen berikut:
KOMITMEN SEKOLAH PENGADER 2013 
1.  Reward dan punishment untuk elemen pengader. Serta evaluasi yang jelas yang terukur dan berkala. (surat kontrak untuk elemen pengader) 
2.  Melaksanakan OK2BK 
3.  Mengadakan forum lagi mengenai komitmen dan hasilnya harus dipublikasikan 

Selain ada komitmen yang disusun dan akan diwujudkan oleh para siswa Sekolah Pengader 2013, juga ada pekerjaan rumah (PR) layaknya sekolah lain. 
PR SEKOLAH PENGADER 2013 
1.  Mendata seluruh permasalahan dalam KMB dan memberikan  tawaran solusi bagi masing-masing masalah, batas 14 Juli 2013 
2.  Presentasi dan
transfer knowledge yang di dapat selama di SP 2013 kepada warga HMJ 2x (yang I batas 17 Juli 2013; yang II di masa FRS), dibuktikan dengan daftar hadir, notulensi dan video saat presentasi
3.  Membuat  grand design KMB  dan  penjabaran teknisnya  (sekaligus parameter, indikator capaian), batas 18 Juli 2013 
4.  Mengisi dan melaksanakan Log Book KMB 2013 sampai akhir kepengurusan 
5.  Bertemu dan  berdiskusi kembali  tentang  KMB  serta gambaran umum  rencana strategis PSDM ITS, minimal antara BEM dan siswa SP 2013.

-Kami melihat masa depan yang jauh lebih cerah tentang KM ITS dan Indonesia di mata mereka siswaa sekolah Pengader 2013. Ijinkan kami tersenyum saat semua ilmu itu menjadi bagian darah mereka untuk berjuang memperbaiki ITS dan Indonesia di masa depan-


Berikut tambahan dari kami tentang materi sekolah pengader 2013
bisa diunduh di bit.ly/SP2013M

25 Jul 2013

Mudik Gratis Bareng ITS

Surabaya-Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) kembali menghidupkan tradisi mudik bareng pada Lebaran 1434 Hijriah. Panitia Ramadhan di Kampus (RDK) ITS menyiapkan 10 unit bus untuk mudik bareng yang akan digelar pada 3 Agustus 2013. Setiap bus berkapasitas 60 orang.


"Mudik tahun ini bisa diikuti 600 orang dan memiliki rute perjalanan yang berdeda-beda," kata Ketua Panitia Mudik Bareng ITS Muhammad Faishal Alwi, Senin 22 Juli 2013. Ada tujuh kota tujuan utama mudik dari ITS, yakni Trenggalek, Banyuwangi, Ngawi, Bojonegoro, Pacitan, Blitar, dan Sumenep. Pendaftaran sejak 18 Juli dan ditutup 31 Juli mendatang di sekretariat, di Masjid Manarul Ilmi ITS.


Syaratnya, menyerahkan foto kopi KTP dan Kartu Keluarga. Bagi peserta mahasiswa, cukup menyerahkan salinan Kartu Tanda Mahasiswa. "Peserta tinggal mendaftar saja." Faishal memastikan mudik bareng ini gratis tanpa biaya sepeser pun dan terbuka untuk masyarakat umum. RDK telah bekerja sama dengan BEM ITS serta Dinas Perhubungan Jawa Timur untuk menutup segala biaya yang dibutuhkan.

Respons masyarakat umum, kata Faishal, sangat positif terhadap program ini. Sebelum pendaftaran resmi dibuka, warga berdatangan ke sekretariat untuk menanyakan agenda mudik bareng. Tak sedikit yang rela membayar asalkan bisa ikut mudik bareng. Ia berharap program ini bisa memudahkan masyarakat sekitar ITS untuk pulang ke kampung halamannya.

FTI Peduli Aceh

Fakultas Teknologi Industri - ITS turut berduka cita atas bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 skala Richter yang terjadi di Aceh 2/07/2013. 45 orang meninggal dunia, 12 orang hilang, 450 orang luka-luka, 4.292 rumah rusak dan 83 bangunan fasilitas umum rusak. Data sementara, jumlah pengungsi mencapai 16.000 jiwa

21 Jul 2013

Tegang, Sistem Baru Orientasi Akhirnya Disepakati

Sistem pengenalan kampus kepada mahasiswa baru sering menjadi polemik di setiap awal tahun ajaran. Untuk itu, seluruh Ketua Jurusan (Kajur) menyepakati adanya sistem baru. Hasil tersebut disosialisasikan kepada setiap ketua organisasi mahasiswa (ormawa), Selasa (16/7). Meski sempat tegang, sistem baru tersebut akhirnya diterima.

Gedung Rektorat, - Sosialisasi terkait sistem baru masa orientasi mahasiswa baru (maba) yang akan diterapkan mulai tahun 2013 ini dihadiri oleh kajur, kabinet BEM ITS, dan kahima seluruh jurusan di ITS. Salah satu poin dari sosialisasi tersebut adalah pengaderan yang biasa dilaksanakan selama satu semester atau bahkan lebih itu harus lebih dimampatkan.

''Kaderisasi merupakan proses yang akan terus kita alami sepanjang hayat,'' ujar Dr techn Pujo Aji ST MT. Sepakat dengan Tim Konsultasi Kemahasiswaan (TKK) dari Jurusan Teknik Sipil tersebut, Dr.Ir. Bambang Sampurno MT juga memberi arahan tentang perbedaan antara orientasi dan kaderisasi. Ia mengatakan orientasi merupakan masa pengenalan kampus, sedangkan kaderisasi adalah pembentukan karakter.

Menurutnya, orientasi yang seharusnya terlaksana selama ini justru mengarah kepada kaderisasi berkepanjangan. ''Yang mana kaderisasi tersebut tidak jelas output dan indikator pelaksanaannya,'' papar Kepala Badan Pembinaan Kemahasiswaan ITS menegaskan.

Dampak psikis yang dialami mahasiswa juga menjadi pertimbangan khusus. Selalu ada mahasiswa baru yang sedang dalam masa pengaderan merasa tertekan bahkan trauma. Tak jarang para dosen mendapat keluhan dari orang tua mahasiswa atas yang terjadi kepada anaknya. ''Bahkan ada yang langsung menyatakan keluar dari kampus ITS,'' Pujo menimpali.

Menanggapi hal tersebut, Presiden BEM ITS, Zaid Marhi Nugraha sempat merasa terjadi disorientasi dalam mengikuti acara di ruangan itu. Lantaran yang ia pikir forum diskusi justru merupakan forum sosialisasi.

Ia merasa kehadirannya dan kawan-kawan mahasiswa yang lain tidak memiliki bagian untuk ikut serta merumuskan sistem baru tersebut. Lelaki yang akrab disapa Ari itu juga mengakui adanya dampak-dampak negatif dalam proses kaderisasi selama ini. ''Tapi tidak dipungkiri juga bahwa dampak positif kaderisasi juga besar,'' ujarnya melakukan pembelaan.

Dalam sanggahannya, ia kurang setuju atas sosialisasi yang baru dilakukan saat ini. Kondisinya, konsep kegiatan sudah dibuat jauh-jauh hari, sedangkan masa liburan ini sangat sulit untuk melakukan pembaharuan konsep. ''Saya bisa pastikan pelaksanaan kaderisasi tahun ini akan jauh lebih baik dari sebelumnya, namun saya tidak menjamin jika yang diberlakukan adalah sistem baru,'' tukas Ari.

Menengahi ketegangan tersebut, beberapa kajur mengungkapkan bahwa mereka turut bertanggung jawab pada masa orientasi kali ini. Sehingga tak ada yang perlu dikhawatirkan dalam pelaksanaanya. Setelah dirasa cukup reda, sosialisasi pun dilanjutkan dengan menyampaikan tiga hal fundamental yang mendasari perbaikan ini. Ada durasi, materi, dan juga sikap. Untuk durasi, diputuskan bahwa pelaksanaan masa orientasi tidak boleh lebih dari satu minggu

Satu minggu tersebut dilaksanakan pada awal tahun ajaran baru. Yakni seminggu sebelum perkuliahan. Harapannya kegiatan orientasi tidak mengganggu perkuliahan meski kalender akademik harus mundur selama seminggu. Setelah seminggu itu tidak diperbolehkan ada kegiatan orientasi. ''Selama ini sudah banyak yang melanggar batas waktu yang telah ditentukan, bahkan masih ada yang melaksanakan pada hari libur,'' ujar Bambang.

Dari situlah, Bambang juga mengemukakan penilaiannya terkait evaluasi pelaksanaan sebelumnya. Yang seharusnya melakukan pembinaan justru terselip tindakan indisipliner dengan berbagai dalih. Untuk itu ia berharap mahasiswa ITS lebih konsisten terhadap aturan yang diberlakukan.

Yang kedua adalah materi. Materi yang disampaikan pada saat orientasi nantinya sifatnya tidak boleh menekan, justru harus motivasional. ''Materi wajib disiapkan sesuai dengan tujuan orientasi, joyful, learning, dan motivasional,” tegasnya.

Melalui materi tersebut mahasiswa baru harus diarahkan ke tiga hal yang menjadi passion mereka. Yakni minat bakat, keilmiahan, dan juga keorganisasian. Untuk nilai-nilai yang harus disampaikan adalah terkait pengembangan softskill, pengenalan laboratorium, cara berkomunikasi dengan stakeholder di kampus, ajakan untuk aktif dalam kegiatan kampus, dan terkait do and don't kehidupan kampus.

Masa orientasi selama seminggu ini pun tidak selesai begitu saja. Materi yang disampaikan sebaiknya ada upaya tindak lanjutnya. Misalkan untuk minat bakat, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) diharapkan dapat memberi rekomendasi ke Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) terkait nama-nama mabanya yang memiliki kemampuan di sana. (oly/izz)

30 Apr 2013

ITS Rebut Tiga Gelar di KRI


Hasil cukup memuaskan diraih oleh ITS dalam gelaran Kontes Robot Indonesia (KRI) regional IV Provinsi Jawa Timur. Dari lima kategori robot yang dilombakan, ITS sukses merebut tiga gelar. Meski belum bisa merebut juara pertama untuk semua kategori, ha
sil ini dirasa cukup spesial bagi tim robot ITS. Gelar juara ini merupakan hasil kerja keras tanpa henti yang dilakukan oleh kelima tim robot ITS.

Surabaya, ITS Online - Ketiga kategori tersebut antara lain Kontes Robot Indonesia (KRI), Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Beroda, dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI). Dalam KRI dan KRSBI, ITS sukses merebut juara kedua. Sedangkan KRPAI beroda, ITS mampu menjadi juara ketiga.

Perjuangan ITS tidak hanya sampai di sini. Pasalnya tantangan berat masih menunggu ITS di kontes robot selanjutnya. Ketiga tim tersebut akan bersaing untuk menjadi yang terbaik di Kontes Robot Nasional (KRN) di Semarang. Tim itu antara lain, Ichiro (KRSBI), Aljazari (KRPAI), dan Riv->Vet (KRI).

Sementara dua tim lainnya, V-Nara yang merupakan tim ITS di Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI) dan tim GM-1 dari Kontes Robot Pemadam Api Indonesi (KRPAI) berkaki belum mampu untuk menunjukkan performa terbaik. Hal itu disebabkan banyaknya kendala yang dihadapi.

"Kami memang banyak kendala dalam lomba kali ini, semuanya tidak kami duga," ujar Haekal Maulana, salah satu anggota tim V-Nara. Kendala yang dihadapi oleh V-Nara adalah ketidakrataannya lantai saat perlombaan. Sedangkan GM-1, lebih pada kesalahan dalam robot itu sendiri.

Tetap Semangat untuk tim robot ITS, Terutama teman kami Alin Wahyu Setiawan  dari D3 Teknik Elektro bersama tim Riv->Vet (KRI - ITS) . Awakmu ancen sangar !

EC ITS Terbakar



Surabaya - Seperti pada post sebelumnya, ITS telahg meluncurkan mobil listrik pertamanya Baca disini. Nahasnya mobil listrik milik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang akan dibawa ke pameran Auto Show di Kediri malah terbakar di KM 7 Tol Dupak arah Satelit Surabaya, Jumat (26/4/2013) sekitar pukul 22.10 WIB.



Aiptu Harahap anggota Induk PJR Tol Jatim 2 pada Suara Surabaya, Sabtu (27/4/2013) mengatakan, dia mendapat laporan mobil sejenis Honda Jazz yang diangkut mobil derek ini mengeluarkan asap kemudian akhirnya terbakar.


"Mobil itu diangkut pakai mobil derek, ketika sampai di Tol KM 7 tiba-tiba berasap. Kemudian diturunkan dan ternyata malah terbakar," kata dia.

Kebakaran mobil yang mesinnya terdiri dari baterai-baterai ini diduga terjadi akibat korsleting.

"Api berhasil dipadamkan 1 jam kemudian dan tidak ada korban dalam kebakaran mobil ini," ungkap dia.

Sementara itu Singgih Ardhi Tim mobil listrik EC ITS membenarkan jika mobil terbakar yang berplat nomor L 1 ITS itu milik ITS dan akan dibawa ke pameran.

Mobil listrik ini punya desain yang futuristik berkonsep sport city car dengan kapasitas 4 orang. Berkecepatan maksimal 80 km perjam dengan DC motor 20 kw sehingga untuk satu kali charge bisa menempuh maksimal jarak 100 km

"Iya mobil yang terbakar itu mobil ITS, tapi mobil sudah dibawa kembali ke ITS," tandasnya.

26 Apr 2013

Closing ITS EXPO 2013

“Kurang lebih sekitar 664 tiket ludes malam ini (26/04)”, terang Retno, salah satu panitia bagian ticketing box malam itu. Closing ITS EXPO resmi berakhir di Grha ITS Surabaya. Sebuah konsep malam peleburan seni, ilmu, dan budaya dengan sederet acara-acara menarik mulai dari entertainment show, awarding, sambutan-sambutan, fashion show, hingga ditutup oleh penampilan spektakuler dari guest star, D’Cinnamons.
Sekitar pukul 16.00 WIB, open gate tiket closing dibuka. Disana, pengunjung yang telah membeli tiket sebelum hari H dapat melakukan penukaran kwitansi dengan tiket dan kartu perdana IM3 serta penjualan tiket on the spot senilai 25ribu.
Memasuki pukul 18.30 WIB, fashion show dari Recycle Art Competition memanaskan venue utama dengan lenggak-lenggok para model. Dari berbagai keunikannya, alhasil acara ini mampu menyedot perhatian publik terlihat dari track Grha ITS yang mulai ramai oleh pengunjung.
Setelah itu, pengumuman finalis dari program ITS Heroes turut memeriahkan suasana. Tak hanya itu, awarding juga dianugerahkan kepada masing-masing pemenang rangkaian kompetisi-kompetisi di ITS EXPO 2013.
Bapak Rektor ITS, Prof.Dr.Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA memberikan sambutan luar biasa. Dengan cara unik yang tak biasa, Bapak yang berzodiak aquarius ini tampil membawa sambutan bukan di atas panggung, melainkan muncul di area penonton, sekaligus menutup secara resmi even terbesar di ITS, ITS EXPO 2013.
Hiburan kesenian juga mewarnai kedahsyatan malam closing ITS EXPO. Penampilan dari The Prajurit (Juara I Dance Competition), Tim Paduan Suara dari juara pertama SMAK St. Louis, dan Teatrikal Gajah Mada, persembahan dari UKM di ITS semakin menambah etnikal suasana. Suguhan tersebut merupakan kolaborasi dari Tim Pembina Kerohanian Hindu (TPKH), UKM Tiyang Alit, UKM Musik dan Unit Kegiatan Tari dan Karawitan (UKTK) Rara Kananta. Ribuan penonton ITS EXPO bertepuk tangan riuh.
Tampilnya Jazzlener dan Vanessa band, band indie beraliran rock alternative asal Kota Surabaya mengiringi kehadiran D’Cinnamons. Selama setengah jam mereka membawa penonton semakin memanaskan stage sebelum guest band pop asal Bandung D’Cinnamons tampil di atas panggung utama.
“Finally, galau tapi gokil”, begitulah ungkapan yang dilansir dari beberapa mention di akun twitter ITS EXPO. Band papan atas yang melejit lewat lagu Selamanya Cinta berhasil menebar galau lewat lagu pop akustik mereka. Sebanyak 10 lagu dan selama 1 jam, D’Cinnamons menemani alur penutupan acara. Sebagai lagu terakhir, D’Cinnamons memberikan sensasi gembira di penghujung acara. Lagu Galih dan Ratna menutup manis acara closing ITS EXPO 2013. “ITS EXPO !”, sapa Dodo, sang vokalis serambi melambaikan tangan ke penonton.
Sampai jumpa di ITS EXPO 2014. Salam seni ilmu dan budaya !

D3TEKTRO LOLOS 16 BESAR : IFC 2013


GOR Pertamina ITS – Tim futsal D3TEKTRO berhasil menjadi peserta pertama yang dengan mulus melenggang ke babak berikutnya dari Grup B Turnamen Futsal Internal antar jurusan se-ITS yang biasa disebut dengan RektorCup.

koran surya
Selasa kemarin (23/04/2013) Tim D3TEKTRO berhasil menggilas tim futsal dari D3 Teknik Sipil dengan skor 4-1. Dan lewat masing-masing sebuah gol dari Bayu Mahendra, Ramos, dan dua gol dari Angga, hari ini (26/04/2013) Tim D3TEKTRO berhasil mengulang kemenangan dengan skor yang sama melawan tim futsal dari Teknik Mesin.


Dengan hasil ini dapat dipastikan Tim D3TEKTRO menjadi tim pertama yang lolos ke fase berikutnya meski masih menyisakan satu laga melawan Teknik Elektro. Diharapkan dukungan penuh para D3FASTER untuk pertandingan berikutnya, Selasa 30 April 2013 melawan Tim Futsal dari Teknik Elektro di GOR Pertamina. (sumber)

25 Apr 2013

FTI FUN DAY

Datang dan ramaikan

13 Mar 2013

TEAM VOLLY D3TEKTRO JUARAI POMITS 2013



Perjuangan Team Volly Putra D3TEKTRO akhirnya mencapai titik puncakj yang telah mereka idamkan. Ya, mengikuti POMITS yang di gawangi LMB ITS, Team Volly D3TEKTRO berhasil membawa pulang Gelar Juara pertama.
Bermain di lokasi yang cukup jauh dari kampus ternyata bukan menjadi halangan yang berarti bagi Team Volly kita (kampus D3 Teknik Sipil). Bermula dari pertandingan pertama melawan Teknik Lingkungan yang berhasil dimenangkan 2 set langsung membawa mereka ke babak berikutnya menghadapi saudara se-kampus kota D3MITS. Pertandingan pun kembali dimenangkan dengan skor 25-12,25-21. Di babak semi-final, team volly D3TEKTRO bersua dengan team volly Siskal. Di pertandingan yang cukup sengit ini akhirnya berakhir dengan kemenangan 28-26 dan 25-19 untuk D3TEKTRO. Di Final terjadi lagi duel derby kampus kota melawan D3KKIM. Melalui pertandingan yang cukup sengit akhirnya para punggawa D3TEKTRO berhasil mengakhiri perlawanan D3KKIM dengan skor 3-1 dan berhasil membawa pulang trophy Juara ke Jurusan.

Dan mereka-mereka inilah yang berhasil membawa dan mengharumkan nama D3TEKTRO di cabor Volly POMITS 2013

31 Jan 2013

Keramaian Pemilu KM ITS

Kabinet Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS Transformation memberi jalan bagi kepemimpinan baru setelah satu tahun. Pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) hadir kembali di ITS. Para calon presiden BEM ITS berikutnya telah ditetapkan, begitu pula dengan para calon anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) berikutnya.



Kampus ITS, ITS Online - Sebenarnya, adanya tiga orang calon yang mewarnai Pemilu ITS patut dijadikan hal yang menarik. Sebab, hal itu menjadi bukti bahwa semangat mahasiswa ITS untuk memimpin serta memperbaharui lebih besar. Namun, ternyata Keluarga Mahasiswa (KM) ITS tidak sependapat dengan pembawaan hal baru tersebut. Sesuatu yang baru, justru seolah tidak banyak tanggapan. Sehingga, marilah kita tengok sejenak, bagaimana sebenarnya Pemilu ITS dijalankan kali ini? Apakah benar ada yang baru?

Menurut Restu Abdul Wakhid, Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum (KPU) ITS 2012, secara teknis pelaksanaan Pemilu tidak ada yang berubah. Sebab, Pemilu yang diselenggarakan oleh KM ITS memang berdasarkan pada undang-undang yang ada. Sehingga memang telah ditentukan sejak beberapa tahun yang lalu.

Yang berbeda, lanjutnya, hanyalah calonnya yang terdiri dari lebih banyak mahasiswa, baik calon presiden BEM maupun DPM. Yakni, dengan jumlah masing-masing tiga dan 21 orang. Hal itu membuat Pemilu kali ini lebih berwarna.

Lebih berwarna ini tidak hanya berpengaruh pada para mahasiswa yang mendukung calon tersebut, namun juga dalam tubuh internal KPU dan Panitia Pemilihan Umum (PPU) sendiri. Dengan lebih banyak calon, maka tantangannya akan semakin besar. Apalagi dengan fakta bahwa jumlah KPU hanya 11 orang. Tak ayal, hal tersebut membuat KPU kewalahan dalam mengkoordinir semuanya dalam waktu yang dituntut singkat.

Sementara itu, Pemilu presiden BEM kali ini tampak dekat dengan beberapa isu. Misalnya saja, terkait pemikiran yang berbeda dari setiap calon pemimpin. Ada pula isu mengenai dua calon yang berasal dari jurusan yang sama.

Menanggapi hal tersebut, mahasiswa Jurusan Teknik Elektro ini mengatakan bahwa bagaimanapun isu yang beredar di khalayak mahasiswa, KPU tetap netral. Ia menegaskan bahwa KPU menganggap adanya tiga calon tersebut membawa model kepemimpinan dan ide yang berbeda-beda untuk KM ITS. Apalagi memang pada dasarnya basic dari tiga orang calon tersebut memang benar-benar berbeda.

Tak ayal, mahasiswa angkatan 2009 ini berani menyebut bahwa Pemilu kali ini lebih ramai jika dibandingkan dengan tahun kemarin. Sebab, basic massa dari tiga orang capres BEM tersebut sangat berbeda. Sehingga pendukung para calon tersebut tidak terpusat pada lingkup jurusannya. Ia juga mengakui, dalam pewacanaan, Pemilu kali ini disinyalir lebih baik ketimbang tahun lalu. Lantaran lebih banyak umbul-umbul dan poster yang dipasang di seantero kampus ITS.

Dari segi kampanye, tampaknya Pemilu kali ini dapat dinilai kurang fenomenal. Seperti yang diungkapkan oleh Ir Indrajaya Gerianto MSc dalam gelaran diskusi panel sekaligus kampanye terakhir capres BEM. Ia menyayangkan dari 17.000 mahasiswa ITS yang ada di kampus saat ini tidak sampai sepertiganya ada di tempat kampanye untuk menyaksikan calon pemimpin tertingginya berorasi. 

Menurutnya, itu tanda bahwa mahasiswa mulai merasa tidak memiliki organisasinya sendiri, yakni BEM ITS. Akankah hal tersebut berpengaruh pada jumlah partisipan pencoblos yang ikut?

Tahun lalu, pemilih yang sah hanya 47 persen. Padahal Pemilu tersebut melibatkan mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) sebelum angkatan 2010. Berbicara tentang target KPU terkait jumlah pencoblos, Restu tidak berani muluk-muluk. Ia mengaku, awalnya target yang ia tetapkan adalah 60 persen. Namun, dengan keadaan yang kini sedang bergulir, ia hanya berharap prosentase tersebut tidak turun. Minimal bisa naik menjadi 48 persen.

Di sisi lain, tuntutan adanya kecurangan pun tampaknya akan terjadi lagi. Senin (3/11), pada saat hari pertama digelarnya Pemilu, terdapat SMS gelap yang beredar di kalangan mahasiswa untuk mendukung salah satu calon. Tentu saja, permasalahan yang akan muncul sepatutnya disikapi oleh KPU dengan bijaksana.

Tidak Mulai dari Kilometer Nol
Berbicara tentang keadaan BEM ITS saat ini, Presiden BEM ITS, Imron Gozali mengatakan BEM ITS saat ini sudah memulai rintisan transformasi KM ITS. Yakni, meliputi mindset, struktural, dan kultural ormawa KM ITS nantinya diarahkan kepada kontribusi eksternal, bukan hanya memenuhi kepuasan internal. BEM ITS kali ini mendesain kepengurusan yang singkat berkualitas meskipun pada akhirnya karena kondisi KM ITS memaksa kabinet Transformation masih berjuang di masa perpanjangan.

Tidak hanya itu, kepengurusan selanjutnya juga ditinggali sebuah amanah berupa rintisan transformasi itu sendiri. Masing-masing bidang yang ada dalam Kabinet Transformation sudah melakukan evaluasi dan rencana strategis ke depan melalui rapat kerja (raker) ormawa. Hasil-hasil raker ormawa tersebut, menurut Imron, perlu dikawal jika KM ITS mau berubah.

Ia pun berharap kepengurusan selanjutnya benar-benar akan menormalkan periode kepengurusan agar KM ITS bisa stabil kembali. Tidak hanya itu, presiden BEM ITS selanjutnya harus bisa menyesuaikan dengan kondisi KM ITS yang sudah running. Yang menurut Imron, persis dengan masa awal kepengurusannya terdahulu.

Harapannya, apa yang sudah dibangun silahkan untuk dilanjutkan. Bukan memulai lagi dari kilometer nol. Pun jika ada inovasi, maka ia ingin inovasi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan, bukan asal inovasi saja tapi dilakukan sesuka hatinya. Mari memilih pemimpin kita dengan cerdas, tanpa menjadi Golongan Putih! VIVAT!

28 Jan 2013

EC-ITS 1.0, Karya ITS untuk Indonesia

K
arya fenomenal kembali lahir dari tangan-tangan kreatif sivitas akademika ITS. Sebuah mobil listrik jenis 4-Seater Electric City Car secara resmi diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA, Sabtu (26/1). Tak hanya itu, mantan rektor ITS ini juga diberi kepercayaan untuk memberikan nama terhadap mobil listrik yang menjadi ikon baru kampus perjuangan.

Rektorat ITS, - Nuh menjelaskan lahirnya EC-ITS 1.0 ini menjadi awal yang bagus untuk perkembangan mobil listrik di Indonesia. Pasalnya, saat ini pemerintah sedang mengembangkan proyek mobil listrik nasional (Molinas) yang digawangi oleh lima perguruan tinggi nasional. Mereka adalah Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Sebelas Maret (UNS).


Istilah EC-ITS 1.0 sendiri diambil dari filosofi mobil listrik itu sendiri. Kata EC yang dibaca easy memiliki makna bahwa membuat mobil listrik itu mudah jika kita mau. Sedangkan kata ITS 1.0 mengartikan bahwa mobil listrik ini karya anak ITS versi pertama.

Nuh turut berpesan agar ITS tidak hanya melakukan penelitian untuk mengembangkan mobil ini saja. Namun, pemberian edukasi kepada masyarakat juga perlu dilakukan. ''Jika masyarakat dan kampus mampu bersinergi, bangsa Indonesia pasti bisa maju,'' tuturnya.

Sementara itu, Rektor ITS, Prof Dr Ir Tri Yogi Yuwono DEA mengatakan munculnya mobil listrik ini juga menjadi bukti bahwa insinyur-insinyur muda Indonesia sangat berkualitas. Mereka hanya perlu diberi kesempatan lebih untuk menunjukkan kemampuan mereka yang sebenarnya. ''Saya percaya insinyur muda mampu memajukan bangsa,'' ujar dosen Jurusan Teknik Mesin tersebut.

Untuk komponen utama dari EC-ITS 1.0 sendiri hampir seluruhnya buatan anak ITS. Mulai dari sistem penggerak, platform, body design, hingga sistem kontrol. Hanya baterai dan motor saja yang terpaksa harus beli karena penelitian yang dilakukan masih belum selesai. ''Nantinya seluruh komponen mobil ini murni dari ITS,'' jelas Dr Muhammad Nur Yuniarto, dosen pembimbing proyek EC-ITS 1.0.

Namun, untuk daya dari mobil listrik ini, Nur menjelaskan baru dapat menampung lima kilowatt per jam . Sehingga, kecepatan maksimum yang dapat dicapai hanya sekitar 40 kilometer per jam. ''Kami akan terus mengembangkan mobil ini hingga nantinya mampu mencapai kecepatan 80 kilometer per jam,'' tutur dosen jurusan Teknik Mesin ITS tersebut.

Meskipun secara fundamental mobil listrik sudah sangat baik, alumnus Jurusan Teknik Mesin ITS ini tidak menyarankan melakukan test drive di jalan umum. Pasalnya, masih banyak kekurangan dan kelemahan yang perlu disempurnakan hingga nantinya layak untuk digunakan secara massal. ''Yang paling penting, unsur safety harus diprioritaskan,'' ujarnya. (ITS Online)





"Kapankah Mahasiswa D3 Teknik Elektro memberi kontribusi untuk Indonesia?? KITA BUKTIKAN !!!!"

22 Jan 2013

Komunikasi Laser Ke Bulan

Generasi komunikasi jarak jauh laser yang akan segera menjadi kenyataan. Para peneliti di NASA baru saja menyelesaikan demonstrasi pertama dari teknologi dengan berseri-seri gambar Mona Lisa ke Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO), saat ini mengorbit di bulan.

20130120-011803.jpgLeonardo da Vinci sepertinya akan senang di dalam kubur atas karyanya melukis sosok Mona Lisa dengan senyumnya yang penuh misterius, sebab karyanya kini telah di gunakan oleh ilmuan NASA, setidaknya NASA berhasil mengirimkan gambar digital Mona Lisa dari bumi ke bulan pulang pergi menggunakan laser.

Sebagai bagian dari demonstrasi pertama komunikasi laser dengan satelit di bulan, para ilmuwan dengan NASA Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) mentransfer gambar Mona Lisa ke pesawat ruang angkasa dari Bumi.

Sinyal laser yang ditembakkan dari instalasi Next Generation Satellite Laser Ranging (NGSLR) di Goddard Space Flight Center, Greenbelt, Maryland ditangkap oleh Lunar Reconnaissance Orbiter milik NASA, yang mengorbit ke Bulan sejak tahun 2009 lalu, dalam jarak 384.400 km dari Bumi.

Ikon gambar Mona Lisa menempuh perjalanan hampir 240.000 mil dalam bentuk digital dari Next Generation Satellite Laser Ranging (NGSLR). Transmisi Digital Mona Lisa, pertama di dunia sukses di lakukan.

"Kami telah mencapai komunikasi laser satu arah pada jarak antar planet", klaim David Smith, peneliti utama di Massachusetts Institute of Technology.


Ia menambahkan, dalam waktu dekat, tipe komunikasi laser sederhana ini kemungkinan dapat difungsikan sebagai cadangan untuk komunikasi radio yang digunakan satelit. "Di masa yang akan datang, ini memungkinkan komunikasi di tingkat data yang lebih tinggi ketimbang yang disediakan oleh penghubung radio saat ini," pungkasnya. 

 





Mode Views: