12 Agu 2013

Upacara HUT RI Elemen ITS

Sebagai mahasiswa seharsunya kita tidak boleh melupakan sejarah. Seperti kata pidato Bung Karno "JAS MERAH" (jangan sekali-sekali melupakan sejarah.) Maka dari itu hadirilah upacara HUT kemerdekaan Republik indonesia ke 68. Sabtu, 17 Agusutus 2013. Di depan gedung Perpustaakn ITS


3 Agu 2013

Lika-Liku FRS Online ITS

Siapa yang tidak pernah menggunakan FRS Online? Baik mahasiswa maupun dosen dan pegawai administrasi pasti sudah akrab menggunakan sistem ini. Puncaknya tentu saja saat awal semester baru ketika ribuan mahasiswa ITS berlomba-lomba mengisi daftar mata kuliah yang akan diemban

nya satu semester kedepan.

Kampus ITS, ITS Online - Selidik punya selidik, sebelum ITS menggunakan sistem informasi terintegrasi ini, ada sebuah jurusan yang sudah lebih dahulu menerapkannya. Teknik Mesin, salah satu jurusan tertua di ITS ini memang menjadi pelopor pengisian FRS ke era yang lebih modern. Dibangun oleh alumni Teknik Informatika, sistem FRS ini awalnya hanya digunakan pada lingkup jurusan.

Zaman semakin berkembang, ITS sebagai kampus berbasis teknologi ini pun menerapkan sistem online ini ke jurusan-jurusan lain. Tidak langsung secara serentak memang, pada awal tahun 2005 pun yang menggunakan FRS Online masih sebatas Fakultas Teknologi Informasi, Teknik Mesin, dan Teknik Industri. Karena dalam pelaksanaannya terbukti lebih efektif dibandingkan cara konvensional, lambat laun sistem ini akhirnya digunakan seantero ITS.

Penggunaan FRS Online kini lebih memudahkan mahasiswa dan dosen dalam proses akademik. Dulu sebelum sistem ini ada, mahasiswa masih harus mengisi lembar jawaban komputer untuk kemudian diserahkan ke dosen wali. Kini tinggal duduk manis di depan laptop, klik-klik selama beberapa menit, proses penjadwalan mata kuliah pun selesai.

Efektif dan efisien dalam hal waktu, apalagi dengan sistem real-time saat ini semakin memudahkan kita untuk mengetahui kelas mana yang telah penuh dan segera mengisi kelas lain yang masih kosong. Hal tersebut mempermudah pengalokasian kelas agar tidak terjadi overload atau bentrokan.

Server Sempat Rusak
Masih terngiang di ingatan kita, awal Februari lalu tiba-tiba FRS Online tidak bisa digunakan. Kata-kata miring tentang sistem FRS Online semakin nyaring terdengar. Memang benar soal sistem menjadi lambat pada masa puncak penggunaan. Saat itu, mahasiswa yang belum sempat mengisi jadwal FRS langsung uring-uringan. Wajar saja, masa depan mereka, setidaknya selama satu semester bergantung pada masa pengisian mata kuliah lewat sistem FRS.

Masa perkuliahan sudah dimulai, namun sistem FRS belum kembali seperti semula. Tidak habis akal, jurusan-jurusan pun mengantisipasi dengan absen manual saat di kelas. Untungnya mahasiswa dan dosen masih dapat melanjutkan kegiatan belajar mengajar meski sebagian mahasiswa masih galau tentang nasibnya yang menggantung.

Seminggu setelah terjadinya kerusakan, kabar gembira akhirnya datang. Sistem FRS Online dapat digunakan kembali seperti sedia kala. Semua sivitas akademika menghela napas lega.

Berbagai rumor beredar di kalangan mahasiswa terkait penyebab rusaknya FRS Online. Tim Redaksi ITS Online akhirnya berkesempatan bertemu dengan Dr Eng Febriliyan Samopa SKom Mkom, Ketua Jurusan Sistem Informasi, yang mengambil peran penting dalam membenahi sistem FRS Online ITS.

Komputer dan seperangkat sistem pendukungnya sebagian besar terdiri dari perangkat elektronik. Namun ada beberapa perangkat yang termasuk perangkat mekanik, salah satunya hard disk. Seperti perangkat mekanik pada umumnya, komponen hard disk yang selalu berputar-putar memiliki kemungkinan untuk aus.

Server sendiri mengenal media penyimpanan data dengan sebutan volum. Setiap volum tersebut terdiri dari beberapa hard disk yang kita ketahui adalah perangkat untuk menyimpan data dalam jumlah besar. Di ruang dingin server utama ITS ini terdapat sedikitnya tiga buah volum. Volum pertama terdiri dari dua hard disk. Kedua hard disk ini memiliki data yang sama persis yang berguna sebagai cadangan apabila salah satu hard disk mengalami kerusakan.

Sedangkan pada volum kedua dan ketiga sama-sama terdiri dari tiga hard disk. Entah memang sedang sial, komponen pada hard disk tersebut aus alias rusak secara bersamaan. Tiga hard disk yang rusak tersebutlah yang menyebabkan FRS tidak bisa beroperasi lagi. Jadi masalah ini tidak ada hubungannya dengan tingginya jumlah akses. Traffic yang tinggi memang menyebabkan sistem menjadi lambat, namun tidak ada hubungannya dengan kerusakan sistem ini.

Meskipun rusak, hal ini tidak menyebabkan data-data yang telah dimiliki sebelumnya hilang. Data mahasiswa yang rusak hanya ketika server tersebut down, sehingga data mahasiswa yang mengisi sebelum server rusak masih aman. Kerusakan data ini hanya berimbas pada Fakultas Teknologi Industri, sedangkan pada fakultas lainnya tetap sebagaimana mestinya. Maka dari itu data yang hilang pun tergolong kecil.

Perbaikan Hanya Butuh Sehari
Sistem server yang dimiliki ITS sudah cukup baik dan terstruktur. Selain tiga volum yang berguna sebagai sistem back up apabila salah satu hard disk rusak, ITS juga memiliki penyimpanan data di tempat lain. Data ini di-up date setiap hari, jadi apabila terjadi hal-hal diluar dugaan pada ruang server utama, ITS hanya akan kehilangan data transaksi pada hari itu saja.

Untuk melakukan perbaikan sistem server tidak membutuhkan waktu lama. Hal yang mengulur-ulur waktu adalah pengiriman hard disk oleh developer tempat ITS membeli sistem server. Mungkin ungkapan sudah jatuh tertimpa tangga tepat disandangkan pada ITS kala itu. Komponen pengganti yang biasanya tersedia di Jakarta pun kosong sehingga terpaksa menunggu kiriman dari Singapura.

Untungnya, barang tersebut berhasil dikirimkan dalam waktu satu minggu. Biasanya, komponen pengganti tersebut baru sampai setelah dua minggu. Hal ini dapat terjadi karena hasil lobi dari ITS yang meminta prioritas tinggi agar barang tersebut cepat dikirim terkait urgensitas yang dimilikinya. Sedangkan proses pemasangan hard disk baru itu hanya memakan waktu kurang dari 24 jam.

Hendaknya permasalahan ini dihadapi dengan kepala dingin. Masalah teknis seperti ini pasti terjadi. Sebagian mungkin menumpahkannya dengan hujatan, sebagian lagi tidak. Sekarang tinggal bagaimana kita menghadapinya. Mau pesimis merendahkan kampus sendiri atau optimis dan berpikir solutif?

2 Agu 2013

KM ITS Peduli Maluku

#‎KMITSPEDULIMALUKU‬

Turut berduka cita atas bencana jebolnya bendungan Way Ela, di Maluku Tengah 25/7/2013. 
3 orang dilaporkan masih hilang, 3 orang luka ringan . Sebanyak 470 unit rumah hilang tersapu air bah ketinggian hingga lebih 10 meter di dekat sungai. Bangunan umum lain yang hilang adalah 3 unit SD, 1 TK, 1 SMA, 1 taman pengajian, 1 jembatan, 2 mushola, 1 KUD, 1 puskesmas, 2 sarana air bersih, dan 1 tower. Jumlah pengungsi 5.233 jiwa yang tersebar di Latan (4.287 jiwa) dan Patoi (946 jiwa).


audara-saudara sebangsa dan setanah air, mari kita mengulurkan tangan dengan memberikan bantuan kepada para korban bencana. Bantuan yang diberikan akan sangat bermanfaat untuk saudara kita yang terkena bencana.


Bantuan Anda dapat disalurkan melalui 
Mandiri 156-00-0550098-0
a.n I Gde Agung Chandra

Paling lambat Senin, 5 Agustus 2013 Pukul 09.00

Contact Person :
Rezha 0857 118 519 97
Iga 0856 975 051 06

29 Jul 2013

Sekolah Pengader 2013

Pengkaderan massal (Gerigi 2012)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merupakan salah satu institusi yang tidak hanya menyelengarakan pendidikan tinggi, namun juga melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai dengan tri dharma perguruan tinggi. Pengembangan kemampuan mahasiswa merupakan salah satu program penyelenggaraan pendidikan yang sangat penting di kampus perjuangan ini. Hal ini ditujukan untuk mengembangkan sikap, kepribadian, pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mendukung kegiatan akademik perguruan tinggi. Sebagai institusi yang sudah dikenal oleh masyarakat, kampus perjuangan ini dipercaya mampu mendidik mahasiswa dalam meningkatkan daya penalaran, kemampuan manajerial, menguasai ilmu pengetahuan teknologi, berjiwa penuh pengabdian, bermoral, jujur serta memiliki rasa taggung jawab dan kepedulian yang besar terhadap masa depan bangsa dan negara. Semua aspek tersebut dapat tertanam pada diri mahasiswa ITS melalui proses orientasi yang panjang yang dikenal dengan nama kaderisasi. 

 Namun, dewasa ini kaderisasi yang diselenggarakan di masing-masing HMJ masih mengadopsi sistem lama yang sudah digunakan pada tahun-tahun sebelumnya dan sudah tidak relevan dengan kondisi kekinian ITS. Hal ini menyebabkan kaderisasi tersebut sulit untuk berkembang dan tidak sesuai lagi dengan kondisi psikis maba saat ini. Selain itu, sebagian besar proses kaderisasi di tiap HMJ masih menggunakan metode bentakan dan ancaman. Metode tersebut dirasa kurang tepat terhadap objek kaderisasi yang tidak lain adalah mahasiswa baru yang belum mengerti banyak hal dan masih butuh pendampingan untuk bisa mengikuti arus kehidupan sebagai mahasiswa. Mindset tiap elemen pengader pun berbeda di tiap jurusan, beberapa elemen pengader juga belum sepenuhnya mengerti ranah masing-masing dalam kaderisasi. Semua permasalahan tersebut mengakibatkan menurunnya kualitas kader-kaderpenerus di ITS ini.Oleh karena itu, kami kementerian Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa BEM ITS 2012-2013 merasa perlu mengadakan sebuah pembelajaran kepada para elemen pengader mengenai hal-hal tersebut. Pembelajaran itu akan kami kemas dalam sebuah pelatihan“Sekolah Pengader 2013”.

Kegiatan ini tentunya tidak dilakukan begitu saja tanpa harapan besar ke depannya. Kita melihat kondisi mahasiswa ITS terutama para senior dalam mendidik adik-adik juniornya yang dirasa perlu diperbaiki. Sisi teknis dan filosofis dari kaderisasi itu sendiri menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi ormawa di ITS. Berikut beberapa tujuan sekolah ini.
Sehingga muncullah tujuan diadakannya “Sekolah Pengader 2013” ini :

Memberikan bekal kepada para elemen pengader tentang pengonsepan system kaderisasi yang jelas dan transparan serta relevan dengan kondisi ke kinian ITS.
Membuat para elemen pengader mengerti dan memahami gambaran kaderisasi ideal di ITS.

Selain membawa tujuan besar di atas, sekolah ini juga mengusung sebuah semangat yang termaktub dalam sebuah tema, yaitu adalah “Integritas Pengader”. Integritas pengader dirasa menjadi sebuah momok besar yang masih berkembang di ITS. Muncul beberapa kalimat diantara mahasiswa baru ITS tentang para seniornya, “Mas e lo sok sok an ngomong disiplin, tapi arek e lo sering telatan“. (Kakak itu kok bisa-bisanya bilang disiplin, namun dia sendiri sering terlambat). Juga sering muncul, “Koen iku ngader tapi gak iso dadi conto sing apik gawe adhek-adhekmu!” (kamu itu mendidik namun tidak bisa menjadi teladan yang baik bagi adik-adikmu). Dadi diksi yang beredar itu dapat disimpulkan sebuah permasalahan besar di panitia pengader (senior) dalam mendidik para mahasiswa baru untuk bisa menjadi teladan. Dari itu semua maka ditetapkan tema tersebut di atas.

Sekolah ini dilaksanakan pada Jumat 5 Juli sampai Sabtu 6 Juli 2013 di Kodikmar AL di daerah Wonokromo Surabaya. Para siswa berangkat dari kampus perjuanagn pada pukul 07.15 pagi itu, sebelum berangkat para siswa berolahraga bersama di KPA dr Angka ITS. Perjalanan pun dimulai dengan 3 truk marinir dan 1 buah bus yang diisi 76 siswa yang terdiri dari para ketua himpunan mahasiswa jurusan (HMJ), koordinator steering committee (SC) dan koordinator instructure committee (IC) dari masing-masing jurusan di ITS. Selama sekolah para siswa mendapat materi Hakekat Kaderisasi, Wawasan HDPSDM yang disampaikan oleh ad hoc MUBES IV ITS mas Helmy Yunan Hildanton, Pola pengembangan kemahasiswaan ITS (TKK) oleh ketua BPKHA ITS bapak Bambang Sampurno  Hak Asasi Manusia dan pendidikan oleh Soelistiyanto Soejoso di hari pertama. Pada hari kedua kelas dibagi dalam tiga bagian,yaitu kelas Kahima, SC dan IC. Pada sesi pertama hari ke dua Konsepsi Pengaderan Performance controlling &pengolahan data kualitatif di ruang SC oleh Syarifah Diana Permai, Strong leadership di ruang kahima oleh bapak Tatas,   bahasa tubuh dan bersikap di ruang IC oleh bu Any. Pada sesi kedua disampaikan Grand design OK2BK di ruang SC oleh Adi M Isa’i, Controling Elemen Pengader di ruang kahima oleh Grandis Wawasan teknik pengondisian di ruang IC oleh Ahmad Guntar. Pada sesi ketiga para siswa dikumpulkan di ruang utama untuk berdiskusi tentang Karakter pengader Ideal bersama Dalu Nuzlul Kirom. Di akhir sesi dilakukan Focus Group Discussion / Open Space yang diserahkan pada para siswa untuk berdiskusi tentang komitmen bersama ke depan perubahan apa yang akan dibawa untuk ITS dan Indonesia.

Dalam Sekolah ini dihasilkanlah beberapa komitmen berikut:
KOMITMEN SEKOLAH PENGADER 2013 
1.  Reward dan punishment untuk elemen pengader. Serta evaluasi yang jelas yang terukur dan berkala. (surat kontrak untuk elemen pengader) 
2.  Melaksanakan OK2BK 
3.  Mengadakan forum lagi mengenai komitmen dan hasilnya harus dipublikasikan 

Selain ada komitmen yang disusun dan akan diwujudkan oleh para siswa Sekolah Pengader 2013, juga ada pekerjaan rumah (PR) layaknya sekolah lain. 
PR SEKOLAH PENGADER 2013 
1.  Mendata seluruh permasalahan dalam KMB dan memberikan  tawaran solusi bagi masing-masing masalah, batas 14 Juli 2013 
2.  Presentasi dan
transfer knowledge yang di dapat selama di SP 2013 kepada warga HMJ 2x (yang I batas 17 Juli 2013; yang II di masa FRS), dibuktikan dengan daftar hadir, notulensi dan video saat presentasi
3.  Membuat  grand design KMB  dan  penjabaran teknisnya  (sekaligus parameter, indikator capaian), batas 18 Juli 2013 
4.  Mengisi dan melaksanakan Log Book KMB 2013 sampai akhir kepengurusan 
5.  Bertemu dan  berdiskusi kembali  tentang  KMB  serta gambaran umum  rencana strategis PSDM ITS, minimal antara BEM dan siswa SP 2013.

-Kami melihat masa depan yang jauh lebih cerah tentang KM ITS dan Indonesia di mata mereka siswaa sekolah Pengader 2013. Ijinkan kami tersenyum saat semua ilmu itu menjadi bagian darah mereka untuk berjuang memperbaiki ITS dan Indonesia di masa depan-


Berikut tambahan dari kami tentang materi sekolah pengader 2013
bisa diunduh di bit.ly/SP2013M

25 Jul 2013

IARC 2013


 ITS merupakan salah satu institusi yang berbasiskan teknologi yang terkemuka di Surabaya. Hasil buah karya mahasiswa-mahasiswi ITS telah diakui. ITS juga memiliki agenda untuk mengembangkan teknologi kepada masyarakat sekitarnya. Salah satunya dengan cara mengadakan berbagai lomba teknologi untuk berbagai kalangan misalnya pelajar SMA sederajat dan Mahasiswa PTN/PTS. Dalam acara ini D3 Teknik Elektro ITS didukung oleh National Instrument berkesempatan untuk menyelenggarakan lomba berbasiskan teknologi dan pemrograman robot serta software dengan tajuk “Industrial Automation and Robotic Competition” bertempat di Gedung Robotika ITS, Sukolilo, Surabaya. Sebagai tindak lanjut atas animo peserta dan suksesnya IARC jilid pertama pada tahun 2012 lalu, pada tahun 2013 ini lomba pemrograman Robot Tingkat Nasional IARC akan kembali lagi !! 
           Berbeda dengan tahun lalu yang hanya 4 kategori lomba, IARC tahun ini hadir kembali dengan 8 kategori yang akan diperlombakan ! Pada tahun ini, IARC 2013 dibagi menjadi 2 kategori utama, yaitu Industrial Automation Competition dan Robotic Competition. Pada kategori Industrial Automation ada 5 sub kategori yang akan diperlombakan, diantaranya :
      1. PLC PROGRAMMING
      2. HMI DESIGN
      3. LabVIEW PROGRAMMING
      4. LabVIEW Embedded PROGRAMMING
      5. SCADA
Pada kategori Robotic Competition, ada 3 sub kategori yang diperlombakan, diantaranya :
      1. LEGO NXT PROGRAMMING
      2. Line Tracer Mikro
      3. LEGO LabVIEW PROGRAMMING
Klik Gambar Untuk Memperbesar !

 





Mode Views: